Fuel Pro

Lebih dari 10rb unduhan

Dengan fuelpro kontrol pengeluaran kendaraan menjadi lebih mudah dan efisien.

Mana yang Lebih Penting, Punya Mobil atau Rumah Dulu?

Oleh
Diterbitkan

Mobil merupakan salah satu mode transportasi yang dapat mempermudah ketika ingin berpindah tempat, terutama ketika jarak antara kedua tempat jauh, sehingga menjadikannya sebagai salah satu kebutuhan sehari - hari.

Selain mempermudah ketika berpindah tempat, mobil juga memberikan keamanan dan kenyamanan dalam berkendara. Dengan alasan ini, banyak orang yang ingin memiliki mobil.

Namun, tidak sedikit juga yang ingin memiliki rumah, tempat beristirahat yang nyaman. Rumah pun termasuk dari kebutuhan primer yang seharusnya dapat dinikmati banyak orang.

Mobil dan rumah pun menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan. Namun dikarenakan faktor finansial, ada salah satu yang harus dikorbankan untuk dimiliki nanti.

Dari sini, muncul pertanyaan, terutama bagi yang ingin berkeluarga, “Mana yang harus didahulukan, membeli mobil atau rumah?

Baca juga: Apakah Membeli Mobil Baru Itu Pilihan yang Tepat?

Hal yang perlu dipertimbangkan

Pilihan investasi yang baik mobil atau rumah

Sangat sulit untuk memilih antara rumah atau mobil, karena keduanya sama - sama penting. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli rumah atau mobil.

1. Sesuaikan dengan kebutuhan

Kebutuhan setiap orang berbeda - beda, tergantung dengan keadaan. Ada yang butuh mobil karena jarak rumah dengan kantor cukup jauh. Ada juga yang butuh rumah karena ingin berkeluarga.

Setiap pilihan pun akan ada resiko yang ditanggung. Jangan lupa juga pertimbangankan kalau memutuskan membeli rumah terlebih dahulu, begitu pun jika membeli mobil terlebih dahulu.

2. Sesuaikan dengan budget

Balik lagi dengan masalah finansial, kamu perlu mengecek apakah budget kamu sesuai dengan harga rumah atau mobil yang diinginkan. Jika tidak, kamu perlu mencicil untuk pembayarannya.

Namun, hal ini harus diimbangi dengan perencanaan keuangan yang baik. Karena kalau perencanaan tidak dilakukan dengan baik, maka akan mengalami kesulitan kedepannya dan malah akan merugikan.

3. Perhatikan nilai nvestasi

Tentu saja jika membicarakan nilai investasi, maka rumah adalah pilihan yan tepat walaupun biaya yang dikeluarkan di awal besar. Kenaikan harga rumah setiap tahunnya berada di kisaran 5%, dimana hal ini menguntungkan jika kamu memilikinya.

Berbeda dengan rumah, justru mobil mengalami kerugian ketika akan dijual kembali. Nilai jual dari mobil turun sebesar 20 - 30% dari harga awal.

Namun penurunan nilai jual dari mobil bisa diperkecil dengan cara mengggunakan mobil dengan baik serta melakukan perawatan dan servis secara rutin.

4. Pertimbangkan alternatif lain

Tempat tinggal tidak harus selalu rumah. Kamu bisa pertimbangkan yang lainnya, seperti apartemen atau mengontrak terlebih dahulu.

Begitu pun dengan mobil. Ada berbagai alternatif lain seperti motor, menggunakan angkutan umum, atau pun ojek online.

Alternatif diatas terbilang lebih murah walaupun tidak senyaman jika memiliki mobil atau rumah.

5. Biaya perawatan

Tentu saja mobil perlu melakukan perawatan dan servis rutin, sesuai dengan ajuran pabrik. Jika tidak dilakukan, maka bisa jadi nilai jual mobil akan turun drastis.

Tidak hanya mobil, rumah pun akan ada biaya perawatannya. Seiring dengan usia rumah, maka akan ada bagian yang sudah tidak bekerja dengan baik atau mengalami kerusakan seperti adanya kebocoran atau filter air yang tidak bekerja maksimal.

Kesimpulan

Memiliki rumah dan mobil adalah keinginan setiap orang. Namun adanya masalah finansial mengharuskan banyak orang untuk memiliki salah satu terlebih dahulu.

Jadi, rumah atau mobil? Semua balik lagi kepada kebutuhan kamu. Jika dirasa kamu memiliki kemampuan untuk mengatur dengan baik, disarankan untuk membeli rumah terlebih dahulu karena rumah termasuk kebutuh primer.

Namun jika dirasa kamu selalu terbebani dengan biaya perjalanan ke kantor, mungkin membeli mobil terlebih dahulu menjadi pilihan yang tepat.

Oleh karena itu, pertimbangkan dengan baik - baik ya agar kamu tidak rugi!