Fuel Pro

Lebih dari 10rb unduhan

Dengan fuelpro kontrol pengeluaran kendaraan menjadi lebih mudah dan efisien.

Kesalahan Yang Sering Dilakukan Pengguna Mobil Matic!

Oleh
Diterbitkan

Halo semuanya apakabar, saya harap semuanya baik baik saja dan dalam keadaan sehat. Pada kesempatan kali ini saya akan menjawab request dari teman teman tentang kesalahan kesalahan yang sering dilakukan pengguna mobil.

Setalah sebelumnya saya membahas tentang kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengguna mobil manual, kali ini saya akan membahas tentang kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengguna mobil matic.

Mobil matic adalah mobil yang menggunakan transmisi otomatis, dimana pengemudi tidak perlu mengoperasikan kopling dan transmisi secara manual.

Mobil matic ini menjadi pilihan banyak orang karena memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam berkendara, secara kita tidak perlu keahlian khusus untuk mengoprasikanya.

Meskipun mobil matic ini memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam berkendara, masih banyak pengguna mobil matic yang melakukan kesalahan fatal yang bisa menyebabkan kerusakan pada mobil.

Dalam beberapa kasus kesalahan fatal ini dapat menyebabkan hancurnya transmisi mobil dan biaya perbaikan yang cukup mahal.

CVT Matic Rusak Total
Gambar Matic Mobil Hancur

Maka dari itu kali ini saya akan membahas sedikit mengenai pengalaman saya dan semoga dari pengalaman saya ini bisa membantu teman teman untuk lebih berhati hati dalam mengoprasikan mobil matic.

Berikut adalah kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengguna mobil matic:

Memindahkan Tuas Matic Seperti Mobil Manual

Kesalahan ini sering dilakukan oleh pengguna mobil matic yang sebelumnya menggunakan mobil manual. Ketika memindahkan tuas matic, pengguna mobil matic sering kali memindahkan tuas matic seperti mobil manual.

Misalnya pindah pindah dari D ke D2 atau D3 saat mobil sedang berjalan, dengan alasan agar lebih bertenaga. Hal ini sebenarnya keliru, karena transmisi matic dirancang untuk beroperasi secara otomatis.

Namun perhatikan manual book mobil matic kamu, karena setiap mobil matic memiliki karakteristik yang berbeda. contohnya ada matic yang dilengkapi dengan mode sport, eco, dan lain sebagainya.

Dan juga mobil matic yang di lengkapi dengan low gear, digunakan untuk kondisi dan medan tertentu saja.

Memindahkan transmisi ke N saat jalanan menurun

Hal ini sama seperti mobil manual, memindahkan transmisi ke N saat jalanan menurun akan menyebabkan mobil kehilangan kendali. Mobil matic akan kehilangan engine brake, yang berfungsi untuk mengurangi kecepatan mobil.

Sehingga beban kerja rem akan lebih besar, dan bisa menyebabkan rem cepat aus. Sebaiknya gunakan transmisi D atau L saat jalanan menurun, agar mobil tetap stabil dan rem tidak cepat aus.

Bayangkan saja jika kita sepenuhnya mengandalkan rem, maka rem akan cepat panas bisa saja selang rem putus karena beban kerja yang berat dan mobil tidak bisa berhenti.

Menyebabkan rem blong tidak berfungsi dengan baik dan bisa menyebabkan kecelakan.

Memindahkan transmisi ke P saat mobil belum berhenti total

Kesalahan ini sering dilakukan oleh pengguna mobil matic yang terburu buru. Memindahkan transmisi ke P saat mobil belum berhenti total akan menyebabkan transmisi matic terkunci.

Anda akan mendengar suara glek atau klik dari transmisi saat anda akan menggunakan kembali mobil, itu tandanya ada plat matic yang sedang beradu hal ini bisa membuat transmisi cepat aus.

Dan biasanya tuas transmisi matic akan sulit di pindahkan ke posisi lain, atau terasa kasar.

Hal ini bisa menyebabkan kerusakan pada transmisi matic, dan biaya perbaikan yang cukup mahal. Sebaiknya tunggu mobil berhenti total, baru pindahkan transmisi ke P.

Memindahkan Transmisi ke P sebelum melepas pedal rem

Biasanya setelah mobil berhenti rem dilepas di akhir betul? siapa yang biasanya melakukan hal ini? saya sering melihat pengguna mobil matic yang mengangkat rem tangan sebelum melepas pedal rem.

Jadi ada baiknya kita memindahkan dahulu ke N, dan setelah itu baru kita angkat rem tangan, sembari melepas pedal rem perlahan, setelah berhenti total baru pindahkan ke P.

Hal ini untuk menghindari ada gerakan kecil yang bisa membuat transmisi matic terkunci, karena ada beban yang tertinggal karena memindahkan transmisi duluan ke P.

Biasanya hal ini terjadi ketika kita parkir mobil di tanjakan, atau kondisi jalan yang tidak rata.

Memindahkan transmisi Mundur saat mobil masih bergerak ke depan

Memindahkan transmisi ke R saat mobil masih bergerak ke depan akan menyebabkan transmisi matic terkunci dan jebol.

Biasanya kesalahan ini sering terjadi ketika kita sedang memarkirkan mobil, atau maju mundur ketika parkir.

Saat Maju biasanya pengemudi tergesa gesa sebelum berhenti sudah ke R, dan saat itu mobil masih bergerak ke depan, dan kita langsung pindah ke R.

Mobil matic berbeda mekanismenya dengan mobil manual, mobil matic tidak bisa langsung pindah ke R saat mobil masih bergerak ke depan.

Hal ini dapat menyebabkan transmisi matic terkunci, dan biaya perbaikan yang cukup mahal. Jadi pastikan mobil berhenti total, baru pindahkan transmisi ke R.

Kesimpulan

Nah sekarang kalian semua sudah tahu kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengguna mobil matic. Jadi jangan sampai kesalahan fatal ini terjadi pada mobil kalian.

Sebenernya masih banyak lagi kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengguna mobil matic, namun untuk kesempatan kali ini saya membahasnya sebagian dan sebagian lagi akan kita bahas di konten berikutnya.