Fuel Pro

Lebih dari 10rb unduhan

Dengan fuelpro kontrol pengeluaran kendaraan menjadi lebih mudah dan efisien.

Kesalahan Fatal Yang Sering Dilakukan Pengguna Mobil Manual

Oleh
Diterbitkan

Halo semuanya apakabar, saya harap semuanya baik baik saja dan dalam keadaan sehat. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengguna mobil manual.

Mobil manual adalah mobil yang menggunakan transmisi manual, dimana pengemudi harus mengoperasikan kopling dan transmisi secara manual.

Mobil manual ini menjadi pilihan dikalangan pecinta otomotif karena memberikan sensasi berkendara yang berbeda dan lebih sporty di bandingkan dengan mobil matic.

Namun untuk mengoprasikan mobil manual ini memerlukan keahlian khusus, karena jika salah dalam mengoprasikan mobil manual ini bisa menyebabkan kerusakan pada mobil.

Baca Juga: Masalah yang Sering Dialami oleh Pengguna Mobil

Maka dari itu kali ini saya akan membahas sedikit mengenai pengalaman saya dan semoga dari pengalaman saya ini bisa membantu teman teman untuk lebih berhati hati dalam mengoprasikan mobil manual.

Berikut adalah kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengguna mobil manual:

Menetralkan Gigi Tanpa Injak Kopling

Ini biasaya sering terjadi pada saat kita berada di gigi 3 dan melihat dari kejauhan ada lampu merah dan ingin berhenti, atau ketika saat kita melintas di jalanan yang menurun dan ingin berhenti.

Bisanya kita malas untuk menginjak kopling dan langsung menekan tuas transmisi ke netral, hal ini bisa menyebabkan gelk atau menyebabkan transmisi bergesekan dengan plat kopling tidak sempurna.

Di beberapa kasus ini bisa menyebabkan kopling cepat aus dan bisa menyebabkan kerusakan pada transmisi lebih cepat di bandingkan dengan umur yang seharusnya.

Pengeraman tanpa dibantu engine brake

Ketika kita akan berhenti, kecenderungan orang biasanya akan langsung menekan kopling sampai habis dan menekan rem, tidak ada yang salah dengan cara ini mobil tentu akan berhenti.

Namun kebiasaan ini bisa memberikan beban yang lebih pada sistem rem, karena rem harus bekerja lebih keras untuk menghentikan mobil.

Ada baiknya kita memanfaatkan engine brake, yaitu dengan cara menurunkan gigi transmisi dan membiarkan mesin membantu mengurangi kecepatan mobil. Sambil perlahan menekan rem hingga berhenti.

Hal ini bisa membantu kamu dalam menghemat pemakaian rem dan bisa memperpanjang umur rem mobil. Jadi tidak perlu sering sering ganti kampas rem.

Pindah gigi tidak sesuai kecepatan atau RPM

Hal ini adalah hal yang paling sering di lakukan oleh para pemula, kesalahan ini bisa sangat fatal apabila kita lakukan secara berulang ulang.

Selain merusak sistem kopling hal ini juga dapat membebani mesin mobil, karena mesin harus bekerja lebih keras untuk menggerakan mobil. Hal ini bisa menyebabkan mesin mobil cepat panas dan bisa menyebabkan kerusakan pada mesin.

Anda harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti gigi, biasanya mobil manual memiliki rentang kecepatan yang berbeda beda untuk setiap giginya.

Contohnya di saat mobil berhenti dan ingin melaju anda harus menggunakan gigi 1, dan saat mobil sudah berjalan dan ingin melaju dengan kecepatan sedang anda bisa menggunakan gigi 2 atau 3 dan seterusnya.

Dengan begini kinerja mobil akan lebih optimal dan mesin tidak akan bekerja lebih keras.

Sering menginjak kopling setengah (Setengah Kopling)

Menginjak setengah kopling adalah hal yang wajar dilakukan terlebih saat anda sedang melintasi jalanan yang menajak, namun jika terlalu sering menginjak kopling setengah ini bisa menyebabkan kopling cepat aus.

Karena setengah kopling ini akan membuat plat kopling bergesekan dengan plat kopling lainnya, dan bisa menyebabkan kopling cepat aus.

Gunakan teknik setengah kopling ini hanya pada saat yang benar benar diperlukan, seperti tanjakan yang cukup curam atau saat anda sedang berada di kemacetan dengan jalanan yang sedikit menanjak.

Apabila anda sering melakukan setengah kopling ini, ada baiknya anda memberikan jeda waktu yang cukup lama untuk kopling agar kopling bisa beristirahat dan tidak memuai.

Mematikan mesin dahulu tanpa mematikan elektronik

Hal ini mungkin sepele, namun hal ini bisa menyebabkan kerusakan pada sistem elektronik mobil. Karena pada saat mesin mati, maka sistem elektronik mobil akan mati secara.

Adanya kejutan ini memberikan tegangan listrik tidak sesuai pada perangkat elektronik mobil, arus voltage yang tidak stabil ini bisa menyebabkan kerusakan pada sistem elektronik mobil.

Sebaiknya matikan sistem elektronik terlebih dahulu sebelum mematikan mesin mobil, dengan cara mematikan AC, radio, lampu dan lain lain. jika dirasa semuanya sudah mati baru matikan mesin mobil.

Kesimpulan

Merawat mobil bukan hanya kita service rutin namun mengerti cara mengoprasikan mobil dengan benar juga sangat penting. Karena kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengguna mobil manual bisa menyebabkan kerusakan pada mobil.

Nah dengan mengetahui kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengguna mobil manual di atas, semoga bisa membantu teman teman untuk lebih berhati hati dalam mengoprasikan mobil manual.